Showing posts with label Cinta dan Cita. Show all posts
Showing posts with label Cinta dan Cita. Show all posts

First, Second and Third Anniversary

Hari ini ada rasa haru yang luar biasa tatkala kembali menyadari bahwa kami telah 3 tahun bersama menjalani indahnya mahligai rumah tangga yang kami jalin. Memang....ada kebiasaan yang kami coba budayakan tatkala tanggal pernikahan jatuh di setiap bulan pada setiap tahunnya, yaitu memotong kue seraya saling mengecup kening dan mengucapkan "terima kasih karena sudah mendampingiku dengan cinta dan kasihmu". Sekarang kami sudah 3 tahun menikah, dan selama tiga tahun ini ada momen-momen yang luar biasa di tiap anniversary pernikahan kami

First Anniversary

Perayaan satu tahun pernikahan kami berlangsung di Eropa tepatnya Eiffel Paris. Hal ini sungguh tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Namun, seperti yang kita ketahui bahwa nikmat Allah S.W.T teramat tak terbatas dan ia akan memberikan limpahan rahmat Nya kepada hambanya dengan jalan-jalan yang kita tidak pernah ketahui. Berikut adalah foto-foto saat di Paris merayakan ulang tahun pernikahan kami yang pertama....


Second Anniversary

Di Ulang Tahun pernikahan yang kedua ini, kami merayakannya di Apartemen di Cengkareng dengan sepotong kue favorite kami dari toko dapur coklat. di ulang tahun kedua pernikahan ini,alhamdulillah suami tercinta sudah menyelesaikan studi S-2 di luar negeri, sehingga peluang kami saat ini untuk bisa terus bersama semakin besar. Memang di tahun kedua pernikahan ini, kami masih terpisahkan jarak pekerjaan dimana saya bertugas di Cardig Air yang berlokasi di Wisma Soewarna Bandara International Soekarno-Hatta sedangkan suami pegawai pemerintahan daerah yang berlokasi di Tapanuli Tengah. Karena jarak tersebut, kami memang masih beberapa kali dalam sebulan harus berpisah terlebih dahulu karena suami tercinta harus mengabdi sambil mencoba mengurus perpindahan tugas ke Jakarta agar kami bisa berkumpul. Ada memang beberapa pertanyaan dari rekan-rekan saya dan dia, kenapa harus dia yang ke Jakarta? kenapa bukan saya yang pindah ke Tapanuli Tengah?. Sejujurnya di benak saya, sayapun ingin pindah ke sana, namun ketika memikirkan ke depannya, maka mungkin akan lebih strategis kalau suami yang pindah ke Jakarta karena peluangnya untuk bisa berkontribusi lebih kepada pemerintahan adalah dengan berada di jakarta dan bergabung di kementrian yang mengurusi wilayah tertinggal. Dengan pemikiran tersebut, kami membaca Bismillah dan mencoba melakukan upaya untuk pengurusan perpindahan ini. Ini adalah foto ketika kami meniup dan memotong kue pada saat ulang tahun pernikahan ke-dua ini.


Third Anniversary

Alhamdulillah....adalah kata yang tak henti kami ucapkan di tiga tahun pernikahan kami. Bagaimana tidak? kebaikan demi kebaikan hadir di kehidupan kami selama tiga tahun ini.... Di usia pernikahan yang sudah berjalan tiga tahun ini, akhirnya kami bisa bersama di bawah satu atap dan satu dapur (hehehe....). Suami akhirnya berhasil pindah tugas ke kementrian pembangunan daerah tertinggal sehingga jarak pekerjaan sudah tidak lagi menghalangi kebersamaan kami. Dan alhamdulillah, di usia tiga tahun perkawinan ini, kamipun sudah dipermudah oleh Allah untuk memiliki sebuah rumah di kompleks yang sangat baik. Dan untuk berbagi rasa syukur ini, kami mengundang beberapa adik-adik yang kurang beruntung untuk berbagi bahagia di rumah mungil kami. Untuk membuat kegiatan semarak, saya pun mendesain sebuah pelatihan untuk adik-adik tersebut dengan tema "Aku anak Hebat". Dibantu dengan beberapa teman sebagai fasilitator kelompok maka kegiatan berjalan dengan sangaat lancar. Wajah adik-adik ini terlihat sangat bahagia. Setelah kegiatan pelatihan selesai kami buka puasa bersama dan kemudian memotong kue ulang tahun pernikahan kami.
Berikut beberapa foto kegiatan bersama adik-adik tersayang...

Senakal itukah aku??? huahahah.....

Tince.....tince.....bangun....suara teriakan mbak ince terdengar nyaring di bawah seperti biasanya...wah...ternyata sudah pagi lagi dan sudah berganti tanggal menjadi tanggal 07 februari 2009, dan hari minggu begini aku masih di bawah selimut hangat dengan sebuah maha karya ukiran pulau yang tampak sangat indah karena nyaris menyamai pulai sumatera daerah dimana aku berasal dan dibesarkan.....huahahhaha.....tangan kanan spontan mengambil hp untuk melihat sudah jam berapakah gerangan....dan ups...ternyata sudah jam 08 pagi dan aku telah melewatkan penampilan ayam jago yang mengeluarkan suaranya dengan kokokan keras sebagai pertanda keperkasanaannya....hmmm....

Aku segera duduk dan menyenderkan badan di sebuah boneka yang membuatku sangat nyaman karena seolah sedang berada di permadani kursi keratuan dari sebuah castle mesir yang penuh dengan kesan memanjakan........tangan kananku segera meraih sebuah dodot besar berwarna biru yang di dalamnya terdapat 800 ml air putih yang berfungsi menghilangkan dahagaku di pagi hari setelah lelah semalaman mengukir sebuah pulau yang sangat disayangkan tidak bisa kujual dengan harga yang mahal..........glek-glek-glek...air tersebut segera habis seperti keran yang bocor dan segera ditampung oleh ember untuk kemudian diolah lebih lanjut. TErasa air tersebut berjalan dari kerongkongan dan bergerak menyebar ke wilayah yang lebih dalam di tubuhku....uh kenikmatan ini tak kubiarkan sampai disini.....kusempurnakan dengan mengambil satu batang dark chocolate yang sudah mengejek diriku sedari tadi, mmmm....tanpa menunggu aba-aba segera kuraih ia dan kutelanjangi dirinya untuk kemudian kumasukkan ke dalam mulutku yang sudah mengaga untuk segera melahapnya....yummy....hari terasa begitu fantastik. Kuraih hp dan seperti biasa, kukirimkan sms selamat pagi dan ucapan mari tetap menjadi sahabat seperti sepatang mata bola pada seseorang yang masih kuharapkan kehadirannya dalam mewarnai hidupku........ini adalah sebuah ritual pagi yang membuatku selalu tersenyum untuk menghadapi hari....

Tidak berhenti sampai disitu, pagi ini kusempurnakan dengan mengambil sebuah buku yang berjudul cinta brontosaurus.....sumpah...buku ini sangat lucu.....aku sangat mengagumi ke"vulgaran"dirinya dalam menuliskan seluruh pikirannya yang membuatku tertawa terpingkal-pingkal dan mules gak jelas......namun sayangnya, mataku perlahan mulai berkunang-kunang dan segera kututup buku itu untuk sekedar merelekskannya. Uh...mata ini jadi lelah,....ternyata karena aku membaca bukunya dalam keadaan gelap dan remang-remang....

Sambil mencoba menormalkan kondisi mata yang lelah dengan cara menutupnya dan menarik selimut kembali, tiba-tiba saja ingatanku melayang pada beberapa tahun silam tentang kenakalan yang pernah kulakukan ketika masih menjadi anak asrama sebuah sekolah Matauli....kenangan itu membuatku tertawa geli dan bertanya....benarkah aku senakal itu? huahahah.....entahlah...........

Matauli.....bagi sebagian orang, tempat itu adalah tempat istimewa,...bagaimana tidak, kami menghabiskan masa remaja dengan segala keanehan dan segala tingkah pongahnya disana...kami berbaris layaknya seorang prajurit perkasa yang akan siap tempur, kamipun berlari sambil menyanyikan lagu long mars mengelilingi lapangan bendera berkali-kali sebelum kami diijinkan untuk makan siang, kamipun harus menanggung hukuman jalan jongkok karena keterlambatan satu rekan dalam barisan, kamipun harus dibangunkan di pagi hari untuk olahraga pagi yang melelahkan seperti merayap, jalan jongkok dan lainnya dan kamipun harus dipaksa belajar padahal otak ingin menyanyikan lagu sambil menari dan berdansa layaknya seperti seorang putri dengan pangerannya.....dan disaat akan ujian...kamipun harus masih lagi korvey membersihkan asrama dan lingkungannya....

Pluit..................suara terdengar sangat nyaring, pertanda kami harus apel pagi....lagi-lagi mendengarkan pengarahan yang intinya adalah "disiplin". Tidak boleh bergerak, tidak boleh tersenyum dan tidak boleh tertawa...yang boleh hanya mengeluarkan kata "siap" sambil posisi istirahat diubah secara tegak lurus dengan tangan yang diletakkan tepat pada posisi disamping tubuh dalam hitungan detik dan kemudian dikembalikan pada posisi semula, posisi istirahat... Uh....kesal, terutama pada malam ketika terjadi pelanggaran karena itu berarti berdiri akan di extend menjadi 2 jam lebih untuk mendengar instruktur nyerocos soal disiplin dan disiplin lagi....
menyikapi apel yang extended seperti ini, kamipun melakukan persekongkolan... mmm.... persekongkolan terjadi antara aku dan temanku dalam barisan dengan kode-kode yang menggerakkan mata, alis, bibir dan hidung...huahah..untung kaki dan rambut tidak ikut serta memberikan kode, karena jika tidak kamu akan mendengar teriakan halilintar yang berkata "tina....kenapa bergerak...kamu mau apel ini diperpanjang?" atau..."tina...kenapa senyum-senyum...ada yang lucu? sekarang ambil sikap duduk....kamu skotjam 20 kali" mmmm......tidak.....ampun

Aksi mulai dijalankan, seorang teman pun berlagak pingsan dan aku dengan serta merta menangkapnya...dan cara inilah satu-satunya cara untuk menghindari apel yang panjang itu...huahaha....secara bergiliran kamipun setiap hari berganti-ganti sebagai korban yang kehilangan kontak dengan realitas hanya demi mendapatkan kesempatan berhenti dan memenuhi tuntutan kaki yang rewel minta untuk diselonjorkan. Hari ini Aida yang pingsan, esok aku yang pingsan, lalu esok nya lagi aida pingsan lagi, dan selanjutnya aku yang pingsan...hauahaha....hingga suatu hari cara ini sudah tidak efektif lagi dan tiba-tiba kecemerlangan ide seorang remaja muncul untuk menuntaskan persoalan ini...yaitu dengan pura-pura kesurupan.............huahahahahah...............gokil..................
Yang menjadi kesurupan adalah aku...huahaha....berlagak seperti sedang kemasukan roh....proses apel akhirnya sebentar dihentikan....sial....aku ditampar kanan kiri sambil diteriakan..."sadar tin...sadar tin, hei roh jahat keluarlah dari tubuhnya....aku tau beberapa teman menyadari ini hanya sekedar acting...namun yang lain ikut panik...huahahahahha". Aku dibopong oleh beberapa orang menuju asrama, and thanks god...salah satu yang membopongku saat itu adalah senior yang menjadi incaran gengku..huahahah......sementara aku dibawa siswa yang lain harus terpaksa meneruskan apel yang sangat menjanjikan tersebut. Sampai di kamar aku dan temanku nanda melakukan tos seperti sedang merayakan sebuah kesuksesan kecil dan tertawa geli....namun tetap aja....sekonyong-konyongnya, acting harus terus berlangsung karena sudah ada seorang ustadz yang membacakan ayat-ayat...uh....capek dech.....tapi setelah dipikir-pikir kayaknya aku emang bakat jadi pemain sinetron kali ya...huahahahahaha..........

Belum kapok dengan hal tersebut, aku dan tim sukses ku di suatu malam merencanakan suatu misi besar. Malam itu, akan ada suatu pameran besar di kota Sibolga, namun kami tak diizinkan untuk pergi melihatnya. Seperti rutinitas biasa, kami harus belajar di lantai 4 asrama dengan sebuah pengawasan yang ekstra longgar namun dengan shocking kunjungan yang membuat jantung dag...dig..dug....karena bisa jadi suatu waktu instruktur datang untuk mengecek kami.

Keresahan terjadi, mirip lagu Obbie mesak "resah dan gelisah..menunggu disini..disudut sekolah" Aku dan beberapa temanku saling memberikan isyarat untuk segera melakukan meeting dadakan. Kamipun segera berkumpul dengan menggeser kursi menuju titip pusat tertentu di ruang diskusi. Layaknya seperti meeting para FBI yang sedang membicarakan gerakan underground....maka kami menentukan strategi jitu untuk dapat keluar dari asrama ini demi menonton pameran tersebut. Bibir kami komat kamit, ide bertaburan, dan komitmen dijalankan.....Namun dari 5 peserta meeting, yang berani mengambil resiko hanya 3 orang saja...dan personellnya masih itu-itu saja yaitu Aida yang sekarang sudah menjadi seorang analis kimia, Miranda yang sekarang sudah menjadi ekonom ternama dan aku yang telah tumbuh menjadi seorang psikolog blee...

Aksi segera dilancarkan. Dengan menggunakan seragam lengkap kami berjalan perlahan menuju lapangan sepak bola yang berada di balik gedung sekolah......gambar di bawah ini adalah gedung sekolah tersebut...dan lapangan sepak bolanya persis di belakangnya....


ya...kami memutuskan untuk lari dengan memanjat pagar belakang di sebelah lapangan sepak bola..karena satu-satunya tempat yang tanpa penjaga adalah lapangan tersebut.....Sesampainya di lapangan sepak bola, kami membuka seragam kami dan hanya menggunakan kaos angkatan warna abu-abu yang didepannya ada gambar smile...secara itulah satu-satunya kaos yang bukan diberikan oleh sekolah namun memang buatan kami sendiri....oh ya, sekedar memberikan gambaran, kami disana gak boleh bawa baju sendiri...bahkan sampai kolor dan bra pun dikasih dari sekolah...dan kami juga diberikan uang saku bulanan dan biaya hidup serta sekolah free....pokoke uenak tenan...kerjanya cuma belajar dan dihukum doank...hihih....kembali ke misi rahasia kami.....kami ternyata tidak bisa manjat pagar karena pagarnya sudah ditambahi dengan kawat.....namun...memang anak-anak jenius...kami tidak menyerah.....kami mencari parit...karena kalau melewati parit...pasti bisa nembus ke ujung lain....(kebanyakan nonton mcgiver...).....mmm....kamipun melewati parit..........yes............kami berhasil ke luar dari asrama.....kami bertiga meloncat kegirangan......sambil teriak....kita berhasil....kita sekarang di luar.....yes....kita sukses.....tapi ternyata teriakan kami membangunkan anjing yang sedang tidur di dekat sawah yang luar...segera anjing menggongong dan kami lari terbirit-birit......sambil berlari ketakutan kami terperangah oleh kemampuan kami yang luar biasa...ya kemampuan lari yang sangat cepat melebihi pelari internasional.....dengan kemampuan lari demikian maka siapa yang bisa mengalahkan kami...hahahha.....tawa girang terdengar dari mulut kami bertiga....

Dengan sambil ngos-ngosan dan mencoba mengendalikan nafas.....kami berjalan pelan.....kami sungguh terharu karena malam ini terasa sangat indah...kami bisa keluar asrama setelah 5 hari tidak pernah melihat dunia luar dan kami bisa menuju tempat dimana akan banyak sekali hiburan...kami sungguh bahagia....Namun, kebahagiaan tampaknya hanya sekedar mencium kami dan tidak bisa memeluk kami...karena dalam perjalanan yang sudah cukup jauh....ada sebuah motor yang lewat tepat di belakang kami.....motor itu melaju terus...tapi tiba-tiba kembali mundur dan memberikan lampu sorot ke hadapan kami.....wajah kami bertiga menoleh ke arah datangnya cahaya....dan kamu bisa tebak? siapa dia? ternyata dia adalah ibu Herlina....ibu instruktur yang paling menakutkan....seorang instruktur yang ketika mendengar suara sepatunya saja melangkah akan membuat kamu jantungan dan seolah tak bisa bernafas secara teratur....ya ternyata dia disana....dia melotot dengan rambut keritingnya yang pendek yang menggambarkan dirinya selaku seorang kowat wanita perkasa.....tanpa basi basi ia berkata dengan mengarahkan tangan ke arah sekolah "Pulang sekarang.........", lalu kami nunduk dan ia tambahkan "Ibu bilang pulang sekarang.....dan kalau sudah sampai langsung menghadap ibu!!!!" suaranya menggelegar seolah memecah langit dan mengalahkan petir.....dan kami menjawab "SIAP!!!!', Lalu si bu herlina dengan motornya melaju menuju sekolah...kami bernafas lega sambil lutut gemetar gak jelas...ternyata kami masih cemen...masih takut dengan pelototannya dan teriakannya....kami berjalan menuju sekolah sambil saling mengeluh..."gimana dunk...matilah kita....gimana ini?"

Lucunya kami tidak pernah kapok....., kekonyolan terjadi berulang kali di beberapa peristiwa yang berbeda....hingga di suatu pagi aku bersama dengan 3 tokoh antagonis lainnya kalau gak salah ada Shopianur yang juga pemain tunggal tindak kenakalan pribadi dan Edward saudara asuhku serta mr x...maaf lupa siapa dia... dipanggil oleh ibu Herlina di depan seluruh peserta apel dan begini katanya "Tina...coba ibu liat buku sakunya" (buku saku itu adalah buku yang isinya pelanggaran yang dilakukan..ups...buku saku na penuh dan harus ganti baru...hihihi) dan akupun menyerahkannya "tina.!!" dengan nada keras bu Her melotot padaku yang sedang senyum kecil....."tina..kamu itu perempuan,...tapi tindakanmu itu seperti laki-laki...tak cap koe sebagai siswa ternakal" huahahaha.........suasana haru biru terjadi saat itu karena aku mendapatkan gelar kebangsaan yang belum pernah diberikan 3 angkatan sebelumnya....mukaku merona merah, sepertinya banyak sekali ungkapan turut bangga yang diberikan padaku saat itu. Akupun sedang mempersiapkan untuk menerima salaman dari teman-temanku yang mendoakan kesuksesanku....huahahahha...........ternyata...memang aku sangat nakal, tak pernah disangka...seorang tina pernah melalui hal-hal seperti itu.....hauahhaa.....peace...hidup matauli...

Kecewa........akan perilakumu.....

malam ini na marah...na kesal....tidak denganmu....tapi dengan sikap dan perilakumu............ sudah berulang kali na bilang, na gak mungkin balik kepadamu.....kalau ada masalah dengan hati dan dirinya jangan pernah mengungkapkannya pada na, tapi carilah teman cowok yang mungkin bisa lebih ahsan untuk mendengarnya. Na mohon...jangan pernah mengusikku lagi...na sudah jengah....sudah cukup semua curhatan kisahmu....ingat....kau yang meninggalkanku dengan cara melukaiku melalui perilakumu yang mengecup sahabatku...

Selama kita berhubungan dulu, aku telah menjaga diriku demi kehormatanku dan kehormatanmu, aku menjaga hijabku adalah demi cinta Rabb-ku sehingga aku dapat menjadi yang terbaik untukmu, ku tak izinkan sedikitpun kau menyentuh tanganku, tidak pernah pergi hanya berduaan denganmu, tak pernah bermesraan denganmu adalah demi kebaikan kita, hanya untuk mengendalikan semua agar tetap di jalan yang diridhoiNya karena aku tau betul tentang diriku dan kemampuanku untuk mengendalikan hawa nafsuku yang masih relatif lemah, namun ketika semua kulakukan kau justru menuduh itu sebagai penyebab kenapa kau mengecupnya...dan buatku....no toleransi untuk itu....bagaimana mungkin aku bisa berharap kau akan menjadi imam untuk keluargaku? godaan sekecil itu saja tidak bisa kau atasi??? aku tidak mencari malaikat, namun aku hanya mencari seseorang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya terhadap sejuta godaan yang ada di muka bumi ini....jika aku mengujimu...itu untuk meyakinkan hatiku bahwa kau bisa menjadi imamku...

Sudah 3 tahun berlalu kisah itu dan sudah selama itu pulalah kau meninggalkan ruang yang pernah kuberikan untukmu....jadi jangan pernah berharap untuk ku dapat menerimamu kembali....tempatmu di hatiku sudah kosong...dan tempat itu hanya akan ditempati oleh orang yang kupilih untuk mendampingi hidupku menuju cinta Rabb-ku.....aku tak butuh statusmu dan karirmu yang gemilang....aku tak butuh hartamu....akupun tak butuh rayuanmu.....

Ku tak ingin mendengar kau menjelekkan dirinya di hadapanku...ku pun tak ingin kau memujaku seperti ketika dulu kau mendekatiku...ku tak ingin mendengar kau membandingkanku dengannya....sekalipun kau mengatakan aku lebih baik darinya....hentikan semua...jika kau rindu masakanku, kau rindu candaku, kau rindu perhatianku...maka kumohon anggap saja kau tidak pernah mendapatkannya......atau anggap saja itu hanya sebatas perhatian dari seorang adik untuk kakaknya.....jangan pernah menganggap itu kulakukan karena aku menyayangimu.....kau jangan terlalu percaya diri bahwa rasa itu masih ada.....karena rasa itu memang sudah tidak ada...rasa itu telah lenyap tepat saat aku melihat kau mengecup keningnya....rasa itu pergi dari diri ini bersama dengan deraian air mata yang kuteteskan untuk perilakumu yang hingga hari ini tak dapat kumengerti....

kumohon....tidakkah kau belajar dari kisah kita? jangan kau sakiti dia...sudah cukup aku saja yang pernah kau lukai...jangan pernah kau melukai dirinya seperti kau melukai aku sedemikian rupa karena bagaimanapun ia masih sahabatku meskipun ia telah menusukku dari belakang......dan kudoakan semoga kalian bisa segera melangsungkan pernikahan kalian...ini sudah 3 tahun bukan kalian menjalani hubungan? so...pertahankan...

Bergairah..........

Malam tanggal 28 Januari 2009, tepatnya pukul 22.30 WIB, Na baru aja nyampe kost sepulang dari kursus di lembaga bahasa salemba Universitas Indonesia. Setelah belajar dari jam 19.00 hingga jam 21.10 seperti biasa....perut terasa mulai protes dan meminta diperhatikan secara lebih.. padahal sebelum belajar tadi udah makan loh......so...begitu sampai kamar tanpa membuka jilbab dan meletakkan tas terlebih dahulu...na langsung membuka kulkas di kamar dan meminum susu ultra cair rasa mocca yang sangat melegakan....seraya meraih tupperware yang berisi coklat dark yang sangat nikmat.....uih...rasanya maknyus....ditambah dengan gairah belajar yang menggebu, na benar-benar menikmati malam ini dengan sempurna.....

Mmmm...kamu tau gak?.....malam ini terasa sangat bergairah..tau kenapa? karena ....ada suatu perasaan dimana na semakin yakin bahwa impian itu mungkin dan akan dapat diwujudkan......emang ya..kalau kita tuh punya impian maka tidak ada suatu hal pun yang melelahkan ketika menjalaninya....meski harus pulang tengah malam, harus belajar ekstra, harus bekerja pada saat yang bersamaan, harus memikirkan keluarga, harus dan harus yang lainnya...tapi semua menjadi terasa ringan.....meski kebanyakan orang berfikir dan bertanya-tanya, "apa gak capek ya? salemba bukannya jauh dari kalibata? udah gitu ambil kelas malam pula? belajar lagi? dan segudang pertanyaan yang berbaur kecemasan lainnya", namun tidak membuat kita bingung menjawabnya....karena...karena kita dapat dengan gampang mengatakan bahwa aku menikmatinya....jujur aja ya...sejak na kursus ini...na sedikitpun tidak merasa lelah atau capek (meski untuk berangkatnya na selalu lupa sehingga selalu diingatkan oleh sahabat terbaikku eno dan adikku kitty...hhiihi..thanks becouse u always remind me about the date..hihih)...yang ada hanya gairah dan semangat yang membara karena terasa semakin dekat pada impian yang na inginkan........dan impian itu terasa semakin kuat dan semakin dekat......sebentar lagi impian itu akan terwujud...chayooooooo...............

Na jadi ingat akan puisi yang senantiasa dibacakan oleh seorang senior di sesi-sesi pelatihan...yang isinya kurang lebih begini......"tidak ada penyesalan dalam mengejar impian...karena setiap detik penantian adalah detik-detik dimana kita semakin dekat padaNya.....yang ada hanya kerinduan yang semakin memuncah...kerinduan pada sang khalik"

dan...benar adanya....na semakin merasakan bahwa ada sesuatu yang luar biasa yang dititipkan oleh Allah di dalam tubuh ini....akal , kecerdasan dan semangat yang besar....semangat untuk menjadi sesuatu yang lebih berarti.....akal dan kecerdasan yang terus dapat diasah untuk kelak menjadi sumber ilmu untuk orang lain (terima kasih ya Allah).

Semoga...itikad ini terus terjaga dengan dihiasi ikhlas karenaMu ya Rabb dan dihindari dari sombong dan kedengkian....amin...

Still miss you.......

Why....still miss you....why...always about you? why?......

Na ingin memulai hari...tapi kenapa semua selalu tentangmu.........ketika terbangun di pagi hari lantas kenapa tangan secara spontan memeluk bonekamu.... ketika mengambil handphone kenapa tangan segera ingin menghubungimu dan menanyakan apa kabarmu? .......... ketika malam mulai menjelma kenapa ada rasa rindu mendengar suaramu dan bernyanyi bersama hingga 7 sampai 10 lagu denganmu hingga kau berteriak, tina....kau melanggar peraturan kita...ini udah lebih dari jam 10...dan akupun berkata....sebentar lagi...dan kita kembali membicarakan hal yang tidak penting..hingga esoknya kau berkata...capek.........kenpa ketika terbangun di malam hari untuk bermunajat kepadaNya kenapa aku tergerak untuk mengajakmu bermunjaat kepadaNya........KENAPA aku tidak bisa melakukannya lagi dan harus berhenti? kenapa aku harus ditahan oleh situasi rumit ini? .............(kamu tau? mendapatkan sms setiap pagi di awal kita dulu adalah hal yang menyenangkan.........ketika kau bilang...selamat pagi...atau i'm home bebi....atau...why it's very weird without you....atau....u change my world....atau..ini pertama kali bagiku meng'sms wanita 3 kali sehari..........adalah kata-kata sms mu yang selalu nyantol di kepala ini karena ku tahu dengan pasti tentang kau.....menuliskan itu bukanlah hal mudah bagimu...secara...)

Aku tak ingin apapun darimu.......aku hanya merindukanmu dan berharap tetap bisa mejadi temanmu........yang akan selalu mendukungmu...karena semua selalu tentangmu.........

Terima kasih atas tempaanmu.Kau Membuatku kuat....

Hari ini na duduk di tempat biasa, tempat yang paling membuat nyaman meskipun ada hujan atau badai...tempatku berteriak kala lelah dan tempatku kala meneteskan air mata di tengah malam yang tak bertepi...tempat dimana aku pun tertawa karena bahagia dan tempat dimana aku menuliskan semua yang ada dipikiranku.....

Beranjak mundur seketika....aku ingat kala itu di sebuah kota Medan, ketika aku masih berstatus sebagai seorang asisten dosen di universitas sumatera utara...Kala itu, menjadi asisten dosen adalah sebuah prestasi yang membuatku cukup bangga. Bayangkan saja, aku belum menerima ijazah kelulusan sudah diajak bergabung dan menjadi dosen adalah mimpi yang coba kubangun sejak semester 1 kuliah...Aku ingat ketika itu aku berkata di kantin kampus... "ntar kalau udah selesai S-1 aku akan menjadi dosen di sini..." (ihihi...saat itu aku ditertawakan)

Di awal minggu pertama bergabung, akupun kemudian diminta untuk menggantikan seorang dosen mengajar di D3 perpustakaan dengan mata kuliah psikologi kepribadian.. wah.. mendapatkan kesempatan itu rasanya sangat senang karena memang aku sangat menyukai mengajar... Satu, dua, tiga dan beberapa kali setelah mengajar ada sebuah perasaan yang sangat mengharu biru..bahwa aku mampu merangsang mahasiswa untuk semangat belajar...bahwa aku ternyata membuat mereka antusias di kelas...dan itu bagiku adalah sebuah hal yang menggembirakan....

Namun sayang,...semua tidak selancar yang kuharapan. Suatu hari, ada seorang dosen laki-laki menyampari diriku dan berkata "DASAR...tidak tau malu dan tahu diri....masih baru selesai S-1 udah sok-sok an ngajar......menjadi itik cantik di sarang itik buruk tentu buatmu cukup memuaskan ya? (hihi...mengomentari sedikit, berarti dia itik buruk dunk....hihih)...." mmm..mendengar itu seketika aku menarik nafas dalam-dalam....my God, do i have a mistake?...tapi aku saat itu tersenyum kecil dan berkata "maaf pak...saya hanya diminta untuk menggantikan ibu ....(sensor)" lalu dia berkata "harusnya kamu tolak, kamu tau diri dikit dunk...saya yakin...kamu itu tidak ada apa-apanya...kamu itu hanya beruntung...kalaupun misalnya kamu melanjutkan studimu di Universitas Indonesia, kamu pasti gagal....saya jamin!".
ups...tunggu dulu, dalam hati kecilku.....mmm.....tapi aku tetap tersenyum dan berkata..."maaf pak....jika saya menyinggung bapak...."

Hari berlalu hari....dan aku tetap diperlakukan sama oleh si Bapak. Namun tidak semua memperlakukan hal yang sama...ada orang-orang yang begitu luar biasa yang membuatku merasa nyaman disana... dan ada kepercayaan terhadap diriku yang membuat aku yakin bahwa aku akan bisa berkembang disini, khususnya kepercayaan dari management saat itu. Wujud kepercayaan tersebut terlihat dari kewenangan dan tugas-tugas yang dilimpahkan kepadaku.

Suatu hari diselenggarakanlah Kolokium Nasional Indonesia....(bo...ada pak sarlito dan tokoh-tokoh psikologi ternama lainnya yang....waduh.....i love them...coz they can inspiring me...maklum dulu katro...belum pernah ketemu....), dan aku bertugas sebagai notulensi kegiatan tersebut di sebuah hotel ternama...dan bertanggungjawab terhadap recording dan penyelesaian laporan untuk diserahkan ke seluruh universitas yang hadir saat itu (kalau gak salah ada sekitar 41-an ya...lupa...)....semua proses berjalan dengan baik.... dan laporan diserahkan secara sempurna kepada semua universitas terkait. Saat itu ada juga bro Midi yang ikut membantu....dan beberapa dosen yang membuat rekap verbatim hasil diskusi....Adapun yang didiskusikan dalam kolokium itu mulai dari gelar, kebijakan, sanksi pelanggaran kode etik profesi, dan lainnya hingga penyerahan tanda kepada pak Sarlito berupa ulos....karena masa berakhir kepengurusannya sebagai ketua. Selesai acara tersebut beberapa orang dari management mengucapkan "terima kasih tina....laporannya bagus dan lengkap", dan ada juga yang bilang "wah...laporannya okeh banget..." dan ada yang bilang "wah....keren...". Tapi....dia...seorang priba yang selalu mengusikku berkata "jangan senang dulu...ini belum apa-apa"...Jujur pak....saat itu aku sangat marah...sangat kesal..........dan bertanya-tanya..sampai kapan dia akan begini? sempat ada di fikiran "emang sehebat apa sih bapak?"..(sekali lagi maaf pak....)

Mm....tidak hanya dia, namun ada beberapa orang yang tampak tidak senang dengan kehadiranku di universitas tersebut...dan yang membuat diri ini rasanya ingin menangis adalah ada satu orang dosen wanita yang sangat ku kagumi yang saat itu sedang kuliah S2 di UI memanggil ku ke ruangannya dan berkata "Tina....kamu gak cocok disini.....kamu harus pergi dari sini...kamu itu punya bakat, pergilah melihat dunia luar dan kamu akan suka....disini kamu nanti akan makan hati"...jujur...kala itu aku sangat sedih...seorang dosen yang kukagumi mengatakan hal demikian, bukannya mendukung malah menyuruh mundur...dan aku berfikir...tau apa dia? lawong 1 tahun sejak aku disini dia tak pernah ada...bagaimana dia tau?

Ada rasa kecewa....tapi tetap mencoba bertahan....dengan sedikit ragu-ragu aku mencoba mengikuti ujian PNS untuk menjadi dosen di lingkungan USU, namun saat yang bersamaan juga melamar di Indosat sebagai cadangan. Ujian PNS untuk dosen di lingkungan USU diselenggarakan dan alhamdulillah akupun lulus.....dan akupun diterima menjadi CPNS Dosen... Saat itu aku sangat senang dan bersyukur sekali...namun sayangnya rasa senang itu hanya seketika. Si Bapak yang selalu membenciku ternyata merasa tidak puas. Dia mendatangiku sambil menghempaskan kertas di meja kerjaku dan berkata " kamu hanya jago di kandang sendiri....(sampai sekarang.....aku gak tau kenapa dia seperti itu...kenapa dia marah....)." Aku terdiam..............terperangah.......apa salahku?

Kemudian, beberapa dosen yang sempat menunjukkan perilaku tidak suka semakin menunjukkannya....mmm....aku takut.....apakah aku bisa bertahan dengan situasi ini? lalu...tidak berapa lama..ada seorang dosen yang begitu baik padaku berlari menangis ke ruangan kantor dan ternyata ia menangis dikarenakan salah satu dosen yang juga menyakitiku ternyata menyakitinya....aku berfikir...kenapa banyak air mata ya? kenapa banyak konflik?

Kring....telephon selularku berbunyi....aku diundang wawancara di indosat....aku mengikuti proses tersebut.....dan akhirnya akupun lulus dan diterima...saat itu posisinya adalah customer service...(mmm....)...fikir punya fikir aku tak bisa menentukan pilihan...aku konsultasi kemana-mana...dan semua menganjurkan tetap menjadi dosen...tapi aku ragu..aku takut...apa aku sanggup? mmm...tapi aku suka mengajar.....aku suka presentasi....aku suka berbagi ilmu....aku akhirnya diskusi dengan orang di indosat, dan dia bilang bahwa kerja yang ditawarkan shift...dan aku berfikir saat itu...kalau bisa shift berarti aku bisa ambil shift malam dan paginya ngajar di kampus? mmmm.....menarik.....kemudian aku bertanya pada yang berwenang.."bu...kalau misalnya saya ambil shift malam terus boleh gak? ibunya bilang gak bisa....tapi kalau kamu tukaran ama temanmu boleh....lalu akupun melobi temanku dan mereka dengna senang hati bersedia karena shift malam adalah shift yang paling mengganggu...Nah...saat itu aku lega...dalam hati...berarti pagi ampe sore jam 5 aku akan di kampus tapi malamnya kerja...okeh...bagus...

lalu dengan nekat..aku mencoba mengikuti training di indosat...yang mengajariku banyak hal....dan sekembali dari training akupun di panggil oleh sekretaris program studi...dan dia berkata "tina....kamu telah menyakiti kami....apa salah kami padamu?.....kenapa kamu begini?"...lalu aku bingung...ternyata mereka tau mengenai indosat itu....mmmm,.......akhirnya ada rasa ingin lari dari semua ini....tapi aku mencoba bertahan dan menjelaskan "gini bu...saya mohon maaf, saya tidak pernah bermaksud melukai siapapun.....saya menerima indosat karena saya fikir itu shift dan saya juga butuh finansial...saya sudah tidak dikirimkan duit lagi sementara gaji dosen masih sedikit bu...saya mohon maaf..." lalu si ibu berkata "kami tidak butuh maaf mu...sekarng kamu resign dari indosat...sekarang!" lalu...akupun minta maaf dan menangis karena dia menangis...."tuhan...aku tak pernah bermaksud seperti ini....kenapa begitu kompleks?"

Saat itu, segera aku menuliskan surat pengunduran diri dan mengantarkannya ke indosat. Keesokan harinya aku mendapati surat di meja, panggilan bertemu ketua program studi untuk pelanggaran disiplin...mmm.....semua menjadi sangat ironic....perdebatan yang berakhir pada sebuah pengunduran diri..........yang saat itu kusesali namun hari ini kusyukuri.....(selalu ada makna di balik peristiwa). Dan....bapak yang tadinya selalu mengata-ngataiku menyamperin...."tina....ini yang terbaik untukmu, kalau kamu memang hebat....tunjukkan bahwa kamu mampu bersaing di dunia luar......takutnya masuk UI aja kamu gak bisa.." mmm....aku marah mendengar hal itu....dasar...dalam hati kecilku...segimana banget sih UI itu? (actually...aku sekalipun belum pernah ke jawa...dan gak tau UI, UGM dan lainnya seperti apa. Berbeda dengan teman-teman yang sering ke sana ketika skripsi karena mencari bahan...sementara aku...ups...tidak pernah bo!).

Dengan rasa sedikit marah dan tertantang, serta exciting...akhirnya aku memutuskan untuk ke jakarta...tanpa didampingi oleh keluarga (emang ya...aku tuh pantang banget ditantang...pasti dech langsung menunjukkan eksistensi diri....)mm....aku belum pernah ke jakarta apalagi ke UI dan aku tak punya satu orang saudarapun...satu-satunya orang tempat tujuanku adalah seorang teman yang bernama Dian Ulfa...temanku S-1 yang sedang berkuliah di UI. Dan Thanks God....aku punya Andina Nasrun yang senantiasa menjadi sahabat terbaikku...Andina....i love you. Andina memutuskan untuk menemaniku bersama ke jakarta, dialah yang menemaniku....mmm....dina...tanpamu mungkin hingga hari ini aku tidak disini...tidak bisa berdiri tegak menantang kota jakarta yang cukup sesak....

Aku dan Andina berangkat dari medan menuju Pekanbaru..(saat itu kita naik bis ya din? dengan tawa riang dan saling menatap dihantarkan oleh ayahnya andina ke dalam bis...kamipun melaju......). Kami ke pekanbaru untuk menyamperi abangnya tina yang ada disana.....untuk kemudian segera menuju ke suatu tempat yang tak pernah kau lihat...menuju tempat dimana kau akan menantang hari....menuju suatu tempat dimana kau akan bertemu orang-orang hebat...menuju suatu tempat yang kau tak pernah tau seperti apa wujudnya.....

mmm...pesawat boarding...kami naik....(this is the first time for me.....naik pesawat....). Aku sungguh takut karena pada dasarnya ada phobia ketinggian....sepanjang jalan na menggenggam tangan andina dengan keras....dan membaca doa yang tak berhenti.....subhanalloh...na akhirnya bisa ke jakarta....sebuah mimpi sejak SMU....sebuah mimpi yang dulu pernah ada namun tidak terealissi karena ayah tidak setuju mengingat tidak punya saudara di jakarta dan memandang jakarta sebagai kota yang terlalu kejam. Namun, kali ini mimpi itu terwujud......(ntar dilanjutin di cerita lain aja ya...judulnya...apa ya....."Pertama menantang jakarta....)

Tapi satu hal..............jika Bapak tersebut di atas tidak menantang tina...jika orang-orang di atas tidak berbuat demikian...mungkin benar...hari ini na masih menjadi sama......menjadi orang yang mungkin mudah puas dan melupakan mimpinya ketika dibangku SMU yaitu mengecap pendidikan di kota jakarta untuk menjadi seorang psikolog bergelar profesor (the next dream is to go abroad....PhD). Berkat tempaanmu dan caramu memperlakukanku...aku akhirnya sadar....bahwa kau telah membuatku kuat...bahwa ternyata aku pernah punya mimpi dan seharusnyalah aku mengejar mimpi itu.....dan aku mampu untuk meraih mimpi itu. Dan satu hal pula yang kemudian ku benar-benar sadari.........bahwa ketika kamu menuliskan mimpimu dengan segenap perasaan dan harapan...insyaAllah akan ada cara yang tak pernah di duga untuk menghantarkanmu ke mimpi tersebut....so....tetaplah bermimpi.....sekalipun dalam perjalanannya akan banyak cobaan, hinaan, dan kecaman......karena sesungguhnya itu adalah obat mujarab yang akan membuatmu menjadi kuat...cayooooooooooo...........GET THE SPIRIT FIGHT TO WIN............AND I WILL BE A PROFESSOR and ENTREPRENEUR

TAHUKAH KAU...........

Hari ini tanggal 26 Januari 2009, pukul 09 pagi dan harusnya aku sudah membuat 2 laporan pagi ini....tapi kenapa begitu malas ya? mmmm...........daripada melamun gak jelas mending aku mencoba melihat ke dalam diri...melihat alasan-alasan perilaku yang membuatku bertindak...yang mungkin tak satupun dari kamu tau tentang apa yang kurasa....

Tahukah kau? ketika aku terlihat begitu tegar, sesungguhnya di dalam hati ini terasa sangat rapuh dan sesungguhnya aku membutuhkan dorongan untuk benar-benar tegar. Aku hanya mencoba tegar.......

Tahukah kau? ketika aku terlihat senantiasa ceria, sesungguhnya ada saat-saat dimana aku merasa lelah dan ingin menangis....dan aku memilih menangis di kala tidak satu orangpun terjaga saat itu....

Tahukah kau? ketika aku selalu mendengar masalah orang lain yang begitu kompleks dan besar...saat itu sesungguhnya ada rasa dimana aku juga ingin didengar dan diperhatikan..............

Tahukah kau? ketika aku membesarkan hati orang lain dan memberikan semangat...sesungguhnya saat itu aku juga sedang berbicara dengan hati kecilku bahwa aku juga harus berbesar hati dan bersemangat......

Tahukah kau? ketika aku senantiasa berkata bahwa aku sudah siap untuk mengharungi hidup dengan seseorang yang aku juga tidak terlalu tau tentang dia, sungguhnya saat itu adalah saat dimana aku merasa sangat takut dan sangat tidak siap.....tapi aku mencoba melawan ketakutan itu dengan berpegang pada Dien mu ya Rabb....dan akhirnya semua terlihat begitu sempurna.

Tahukah kau? saat dimana kau melihat aku terdiam, saat itu adalah saat aku mencoba menarik nafas untuk mengisi kekosongan hati agar tetap bisa terus berjalan dan menawarkan kehangatan untuk orang lain

Tahukah kau? saat dimana aku marah padamu maka saat itu juga sesungguhnya aku merasa malu pada diriku bahwa aku telah melukaimu dan ternyata aku tak lebih baik dari kau.......

dan tahukah kau? aku sungguh manusia lemah yang banyak lobangnya....yang satu persatu sedang coba ku tambal dengan tanganku dan doamu........dan untukmu keluargaku, sahabatku, dan siapapun yang pernah mendukungku...terima kasih......

berkatmu...aku mampu berdiri dan terus berjalan

Bandara...Tempat kita.....mengawali dan menikmati kebersamaan


Bandara atau dikenal dengan airport bagi kebanyakan orang hanyalah tempat biasa....namun bagiku...itu merupakan tempat yang memiliki sejuta makna....tempat dimana aku mempelajari arti bertanggungjawab, arti menghargai dari seorang kakak....tempat dimana begitu banyak kenangan....

Kakak,.....masih ingatkah engkau saat pertama kali kita mengungkapkan soal rasa dan kekaguman...saat itu kau sedang di bandara sekembali dari Bali, akhir Oktober awal November.....saat itu sambil menunggu pesawatmu boarding, kita bercengkarama 59 menit tanpa terasa melalui hp yang merubah gelombang menjadi suara. Saat itu kita memulai sesuatu yang membuat hidup kita berwarna...

Lalu..di Bandara pulalah tempat pertama kali kita bertemu setelah sekian lama terpisah oleh jarak dan waktu......saat itu kau memberikanku hadiah yang memang sangat kuinginkan, sebuah hadiah mungil berupa boneka yang bertuliskan ME TO YOU. Hihih...kau mencoba menjelaskan filosofinya tapi aku tak terlalu menanggapinya karena saat itu aku gugup dan grogi.....kau mengulang berulang kali dan memintaku melihat tulisan ME TO YOU itu di kaki boneka yang kau berikan namun aku pura-pura tidak melihatnya dan segera mengalihkan perhatian ke yang lain...kak..sadarkah kau saat itu aku sangat gugup? tentu saja kau tidak tau...karena reaksimu justru terlihat sedikit kesal padaku saat itu :).....lalu...tidak berapa lama kau bertanya dengan sedikit kesal apakah aku tidak suka dengan kue yang kau berikan?kak... bukan..aku bukannya tidak suka...tapi aku lagi-lagi tidak tau harus berbuat apa...aku suka akan setiap yang kau berikan, aku suka boneka itu, aku suka kue itu, dan aku suka bahan sutera ungu yang kau beri...tapi sadarkah kau..hari itu adalah hari pertama kali bagi kita untuk bertemu dalam suasana yang berbeda...bukan sebagai coach leader dengan peserta tapi sebagai kakak dan adik yang saling mewarnai..Namun, sayangnya hari itu menjadi tidak terlalu indah...karena terlihat kekecewaan di matamu,memang...aku salah....terutama saat kau mengajakku bertemu dengan temanmu dan aku lebih memilih untuk sembunyi dan pulang........dan kau pun meninggalkanku tanpa perkataan apapun saat itu dan kau segera menghampiri teman-temanmu yang telah berkumpul tepat di seberang tempat kita berada. Aku hanya bengong dan tidak menduga kau meninggalkanku begitu saja....... namun syukurnya setelah aku mengatakan sebel padamu melalui sms kau segera menelponku...mmm....


beberapa hari berikutnya...untuk mencairkan suasana yang menurutku telah cukup mengecewakanmu, akhirnya aku memutuskan untuk datang menjumpaimu dan memberikan surprise kecil padamu berupa kehadiranku untuk menemanimu dari pukul 10 hingga pukul 13.00. Dan...surprise kecil itupun terjadi di bandara...tepatnya di sebuah resto america yang menawarkan sajian untuk membuat kita menjadi lebih akrab lagi...
So....Bandara untukku adalah tempat dimana aku akan selalu terkenang akanmu.......dan akan selalu menghargai kenangan itu....karena saat ini...yang ada tinggal jejak langkah kita yang ntah akan berujung dimana...mungkin disini...atau disana....

Mungkin saat ini, kau sedang bertanya-tanya di hati kecilmu...apakah aku terluka olehmu? maka jawabanku tegas..."TIDAK...AKU TAK TERLUKA KAK...AKU TAK MENANGIS....", aku telah belajar darimu...seperti katamu...semua tergantung point of view....dan caraku memandang semua ini adalah dengan melihat ini bukan sebagai sesuatu yang mengecewakan tapi sebagai sebuah proses pembelajaran yang sangat berarti. Aku tidak naif dan tidak sedang membohongi hatiku...meskipun bagi kebanyakan orang menganggap aku bodoh dan bertanya kenapa aku masih bisa menghargai kau dan kenangan kita...aku dapat menjawab dengan bangga "karena itulah caramu untuk mengajariku.....dan itulah cara Allah untuk menjewerku".

Jikapun harus ada airmata...maka air mata itu adalah untuk memohon maaf padamu karena melukaimu malam itu, bukan karena perlakuanmu padaku
Jikapun harus ada airmata....maka air mata itu adalah untuk memohon ampun pada Allah karena aku tidak amanah dan akulah yang sesungguhnya bertanggung jawab akan akhir kisah yang sangat rumit ini


This is a song for you....dedicated for you......this is the fact about you in my point of view (you always said to me, everything is depend on point of view,...but why you never try to see from another point of view...you judge me...you punish me....n never give me a chance to explain...you think that i am a person who try to find a perfect man? you wrong...i just want to love inperfect man with perfectly....)

Can't Take My Eyes Off You

you're just too good to be true
can't take my eyes off of you
you'd be like heaven to touch
I wanna hold you so much
At long last love has arrived
and I thank god I'm alive

You're just too good to be true
can't take my eyes off of you

Pardon the way that i stare
There's nothing else to compare
the sight of you leaves me weak
there are no words left to speak
but if you feel like i feel
please let me know that it's real

you're just too good to be true
can't take my eyes off of you

I love you baby and if it's quite all right
I need you baby to warm The lonely night
I love you baby trust me when i say
Oh pretty baby dont bring me down i pray
Oh Pretty baby now that i've found you stay


NOTES

Kak....ketika kelak kau membaca tulisan ini...aku tetap akan sama.........tetap tina yang akan menjadi adikmu dan memberi warna tersendiri dalam hidupmu (i will keep our silaturahmi, so, jangan sungkan ya, hihihi). Dan, aku akan tetap sama, yang mungkin membuatmu kadang mengeluh dan berkata"psikolog aneh yang gak pernah menyerah", Namun, mungkin yang akan berubah adalah............"aku akan lebih bertanggungjawab terhadap segala konsekuensi dari pilihanku...dan berhati-hati akan setiap ucapanku...dan itu berkatmu......"


Terima Kasih ya Rabb....Air Mata ini menetes hanya untukMu


Malam ini na baru selesai menunaikan amanah untuk menjemput rizki yang telah Kau siapkan....Tampak jalanan mulai sepi, khususnya jalan kalibata menuju kost yang dipenuhi dengan pohon hijau di sisi kanan dan kiri diterangi lampu temaram...ntah apa yang terjadi...tiba-tiba hati tergerak untuk turun dari taksi dan memutuskan berjalan kaki untuk menikmati kesepian yang menawarkan suasana kontemplasi yang menggugah hati....

Mengeluarkan uang 50 ribu, na meminta taksi berhenti, lalu si abang taksi bertanya..disini neng? gak salah? dan dengan senyum kecil na mengatakan terima kasih pak...silahkan diambil kembaliannya dan segera na melangkahkan kaki untuk menyusuri jalanan ini....mmm...........indah....

Tangan segera mengambil handphone untuk memutar sebuah musik instrumental dari kitaro...yang berjudul "Theme of The Silk Road"...Sambil mendengar musik, pikiran melayang ke beberapa waktu silam, dimana telah banyak hari yang dilewati dan dalam melewati hari-hari itu, telah banyak sahabat yang silih berganti masuk dalam kehidupan na.....ada yang masih setia mendampingi hingga hari ini, ada yang pergi dan ada yang menghilang.....tapi ternyata hanya satu yang tidak pernah hilang dan senantiasa mendampingi na baik dalam suka maupun duka......yaitu Dia...Dia yang tak pernah mengharapkan apapun...Dia yang Maha PEngasih...Dia yang Maha Penyayang...Dia yang penuh dengan limpahan kasih sayang....

Ya Robb...Engkau bisa melihat betapa tertunduk malunya aku malam ini....Engkau bisa melihat betapa lemahnya hati ini ....Engkau bisa melihat betapa rapuhnya jiwa ini tanpa siraman kasih sayangMu...dan Engkau bisa melihat betapa butuhnya aku akan kehadiratMu

Ya Robb...ketika tulisan ini kutuliskan...air mata tak berhenti mengalir...aku malu akan keegoisan dan kesombonganku....

ketika aku mengukir prestasiku....aku bangga dan dengan dagu terangkat aku mengatakan..lihat hasil jerih payahku...Kau hanya tersenyum dan menjewerku sedikit....
ketika aku jatuh cinta, aku melupakanmu..bahkan sebelum tidurku..aku justru mengingatnya dan menyampaikan salam untuknya...dan Kau...kau tetap menunggu salam dariku, yang tak jua kuberikan...
ketika aku dikecewakan olehnya....aku justru lari padaMu, dan di malamMu aku teteskan air mataku...dan kau..kau menerimaku dengan kasihMu....yang membuat hatiku semakin pilu...karena aku semakin menyadari betapa egoisnya diriku...
ketika aku mencoba bangkit...dan memohon kekuatanMu, kau seolah memegangku erat dan seolah berbisik "Ayo....kau bisa...",
lalu.....kau kirimkan aku sahabat-sahabat yang baik, kau kirimkan aku keluarga yang sangat memahamiku, kau kirimkan aku ketenangan dan keteduhan hati....

Ya Robb...ketika malam ini aku melangkah 1 langkah mendekatimu.....Kau justru beribu langkah menghampiriku...........
Ya Robb....aku ingin bisa menikmati malam-malam seperti ini hingga akhir hayatku...menikmati malam dimana hanya ada Aku dan Pujian untukMu....

Aku ingin air mata ini hanya untukMu
Aku ingin diri ini melakukan sesuatu hanya untuk mendapatkan cintaMu...

Jika kelak aku akan mencintai....maka biarlah aku mencintai orang yang sangat mencintaiMu sehingga rasa cintaku padaMu tidak akan pernah hilang........

Terima kasih ya Robb.......Terima kasih karena kau tak pernah meninggalkanku....

MY CAREER DAN MY IDEALISME

19 january 2009

Mmmm....baru saja na mendapatkan telephon dari seorang direksi yang meminta na kembali bekerja ke tempat terakhir na mengukir perjalanan karir.....maaf mas...na bukannya tidak ingin membantu....bukannya tidak ingin men-supervisi....tapi na pernah kecewa...dan khawatir dikecewakan kembali.....

Na sayang dengan perusahaan ini, dengan nilai-nilai yang diusung, dengan orang-orang yang ada di dalamnya...tapi na gak suka dengan managemennya yang memperlakukan orang secara tidak fair...na gak suka dengan konsep yang tidak diterapkan...kita terlalu banyak mengajari orang tentang epos..epos...tapi kenapa kita sendiri tidak mengimplementasikannya? kita terlalu banyak mengatakan pada orang....hindari eneg-eneg...lantas kenapa di dalam tubuh kita sendiri melakukan hal tersebut? mari coba kita lihat...berapa karyawan yang telah tersakiti mas? berapa karyawan yang merasa tidak dihargai?

Na ingat kala dulu na mengajukan resign...dan management mengatakan "tin...jangan resign...kita mohon maaf kalau tugas itu seperti itu karena jika itu yang terjadi maka sebenarnya itu salah....tina tidak di hire untuk mengerjakan itu,...tina justru di hire untuk sesuatu yang lebih besar...tina dipersiapkan untuk jadi manager di divisi ini...divisi yang akan terlepas sendiri, dimana tina hanya berfungsi dalam mensupervisi dan memikirkan strategic planningnya....tina justru adalah backbone nya divisi ini...kalau butuh penambahan sdm bilang aja dan kita akan rekrut dan 3 bulan ke depan na akan kita naikkan gajinya"...

Saat mendengar itu, na percaya dan na menunggu...na pun menambah satu staf untuk membantu kerjaan na, tapi ternyata tidak cukup...ketika na minta tambahan lagi...apakah ada realisasi?.....lantas setelah 3 bulan, mana gaji yang dijanjikan naik? mana janji itu semua?
Na mencoba percaya dan melakukan yang terbaik...tapi apa? mana?..kita memang tidak harus memikirkan to have tapi kita harus memikirkan jumlah usaha yang dikeluarkan untuk mencapai to be dan valensi...tapi bukankah..selaku atasan harus memikirkan to have bawahan? bukankah itu yang selalu kita bilang pada pelatihan level 2?

Na lelah dengan janji-janji....dan perlakuan yang tidak profesional...
kita bicara kompensasi berdasarkan kinerja..lantas kenapa ada anak baru baru datang dengan kondisi probition dan tugas yang jauh lebih ringan dari na mendapatkan kompensasi yang lebih? apakah karena dia kenalan direksi lantas bisa demikian? apa ini namanya?....Na selalu mendapat appresiasi bahwa na sangat dibutuhkan, bahwa na adalah butter nya yang mana sangat penting dan esensial demi perusahaan...tapi mana buktinya? NA KECEWA...

memang....setelah diselidiki, ternyata realisasi kenaikan gaji tidak dilakukan karena atasan langsung na yang berkata "pak...saya pikir tina tidak membutuhkan uang..yang dia butuhkan adalah tantangan kerja dan tanggungjawab yang lebih besar untuk pengakuan"....tapi man...ingat....na juga anak rantau yang butuh finansial dan satu hal...PENGAKUAN juga dapat dilihat dari bagaimana penghargaan anda melalui kompensasi....

kekecewaan yang beruntun ini akhirnya membuat na sadar...bahwa yang terpenting dalam hidup adalah mencoba konsisten terhadap yang dikatakan dan yang dilakukan. Na menjadi ingat akan planning hidup yang pernah di buat...dan di planning itu, harusnya sekarang sudah mulai membuka konsultan sendiri.....nah...dengan moment ini, dimana tidak ada lagi yang harus dipertahankan dari perusahaan ini, na memutuskan untuk melangkah maju...membangun jalur karir sendiri dengan melibatkan profesionalisme....na membuka konsultan sendiri bersama dengan teman yang luar biasa...nama konsultan tersebut adalah BMB CONSULTING...dengan filosofi berfikir BANGKIT, MAJU dan BERGERAK.......alhamdulillah konsultan ini sudah mulai memiliki klien, meskipun masih kecil dan sedikit...tapi sejalan dengan kerja keras, cerdas dan ikhlas...insyaAllah....semua akan berjalan sempurna...

Dan hari ini, melalui tulisan ini...na membuat beberapa life short achievement goal (kabulkan ya Allah...):

  1. Na ingin, akhir tahun ini sudah menikah dengan seseorang sehingga bisa mulai mengukir karir sebagai ibu rumah tangga yang sukses...sukses dalam mendampingi dan melayani suami serta mendidik anak-anak dan membahagiakan keluarga besar (keluarga suami dan keluarga diri sendiri)
  2. Tahun ini, menjadi dosen di sebuah universitas yang cukup terkemuka untuk melatih diri agar terus continuous learning", sehingga gak berhenti dengan pengetahuan yang ada.
  3. Na ingin, akhir tahun ini sudah bisa pergi ke luar negeri untuk short course ataupun kuliah S-2 jurusan psikometri or management
  4. Na ingin 5 tahun lagi, konsultan ini sudah memiliki omset 2 miliar dengan jumlah karyawan minimal 10 orang"
  5. 3 tahun lagi, sudah bisa menaikhajikan orang tua kembali ke tanah suci karena mereka sangat merindukannya.
Dan yang terbesar adalah :
" I want to be a best psychologist I/O in indonesia (with professor title), who can create a people development approach which is minimal 5 fortune corporate use it as their approach and minimal 10 invitation from big company in a month ask for sharing and consultating their company in order to increase productivity" so....i can help education in indonesia and build my own university with free of charge... I will reach this ultimate goal achievement in 25 years later...

semoga...ini bukan mimpi semata....tapi ini menjadi terealisasi....amin ya robbal alamin

Kangen...............

Kangen....kangen.....kangen......adalah satu-satunya kata yang dapat mewakili apa yang na rasakan saat ini.....mmm...disokong oleh hujan deras dan suasana dingin dan saat santai di pagi pukul 09 tanggal 19 januari 2009 ini...na merasakan kangen yang tak terbendung....tapi apa mau di kata...hanya iringan doa yang dapat menenangkan rasa yang ada, tanpa ada suatu cara untuk mengobatinya...

Benar katamu kak.....
Semua seperti sedang berada di roller coaster.., sangat cepat, sangat full emotion, sangat tercampur aduk dimana saat bersamaan ada rasa takut, senang, benci, exciting, menangis, dan tergoncang...menjadi adonan yang tak dapat lagi dipilah elemennya.

Na masih ingat setiap malam di awal-awal November, kita menghabiskan malam hingga larut dari pukul 7 malam hingga 12 malam hanya untuk membicarakan sesuatu yang tak ada alurnya...kita tertawa, bernyanyi bersama, berdebat dengan point of view yang berbeda, hingga akhirnya sebel sendiri. Hal ini sangat menyenangkan..dan kita terlarut di dalamnya...hingga akhirnya engkau tak efektif lagi dalam bekerja karena waktu istirahat yang relatif kurang (maaf membuatmu jadi telat bangun hari jum'at karena olah raga pagi)....dan kita pun mulai membuat kesepakatan untuk memberi batas waktu telephon hanya sampai jam 10.malam....

Perlahan...na merasakan terlalu terobsesi akan mu, sehingga na harus membatasi diri...na pun perlahan mulai tak menghubungimu dan sesekali memilih untuk mengatakan akan mundur dan menjadi teman saja dan setiap kali hal itu diajukan kau selalu mengatakan "tina..kau membuat ruangan ini menjadi panas dan kekurangan oksigen..aku tak bisa bernafas...dan kau bilang, ya sudah..mundur saja, aku fikir tadinya kau seorang wanita yang mampu bertarung, ternyata kau tidak bisa fight"...mmmm... mendengar itu, na menjadi tertantang olehmu (secara paling gak suka dibilang kamu tuh wanita yang tidak mampu bertarung.....weits....tunggu dulu!!!) dan lagi-lagi, na memutuskan untuk mencoba fight..dan na akui pada dasarnya na juga tidak siap kehilanganmu karena na terlalu menikmati setiap detik yang terlewatkan denganmu... Menikmati saat mendampingimu saat akan ujian, mendengar permasalahanmu yang segudang, mempersiapkan tugas kuliah S-2 mu, berdebat denganmu, menanyakan kabarmu, mendengar rasa marahmu pada orang-orang dan pekerjaaan, mengetahui kau sedang makan mie dengan sosis....mendengar suaramu yang seksi ketika bangun tidur dan mendengar keluhanmu setiap kali pulang dari banjar menuju barabai.......adalah kegiatan yang paling na rindukan saat ini..

Tiga Buaya Dalam Eksplorasi Middle of The Night, 17 January 2009

Ketika na menceritakan 3 buaya, maka itu adalah kami....(mad selaku buaya 1, nyu selaku buaya 2, dan na selaku buaya 3)...kita bertiga sahabat yang gila dengan karakteristik yang berbeda namun tetap memiliki persamaan. Persamaannya adalah bahwa kami memang gila dan mencintai kegilaan....(apaan coba?)...

Malam ini,....kejadian yang sama terulang lagi... Berlari tergopoh-gopoh untuk menyaksikan sebuah pemutaran film di sebuah ruang mengagumkan yang bernama Holliwood KC. Kali ini...film itu berjudul "PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN". Ini bukan kali pertama kami menonton midnight....namun anehnya kejadian yang sama selalu terulang...hingga inilah yang membuat kami tertawa terbahak-bahak sebelum kegiatan menonton dimulai...dan ketika akan pulang ke rumah setelah menonton...

Buaya 2 adalah orang yang selalu tepat waktu, dan paling perduli dengan waktu. Sebelum kita nonton, seperti biasa buaya 2 menanyakan jam berapa akan berangkat...lalu na pun menjawab...ya udah terserah...lalu diapun hanya berkata "kita cepatn aja...gimana kalau jam 7 biar bisa makan malam dulu...dan biar gak tergopoh-gopoh seperti biasanya..."...(sambung besok aja...karena udah jam 02 malam...mau bobo dulu)

SAMBUNG....sekarang tgl 18, sore hari,...mau lanjutin cerita 3 buaya....sampe mana ya? oh ya...sampe buaya 3 minta ngumpul jam 7. Nah...setelah na menyetujui jam 7, akhirnya na memberitahukan pada buaya 1 dan ternyata buaya 1 menjawab sms tsb jam 07.30 hingga semua menjadi sedikit terlambat, sementara masih nunggu jawaban sms buaya 2 mempertanyakan apakah dia sudah bisa berangkat menjemput na atau belum. Dengan pertimbangan a,b dan c, maka buaya 2 berinisiatif untk menuju tempat na dan sampailah ia pukul 08. teng...dan...eng..ing..eng...ternyata na masih belum matiin komputer sehingga ia harus menunggu 5 menit...kemudian begitu turun dan menghampirinya di luar dengan motornya, ia mengatakan "dasar....kalian itu...kalau soal waktu selalu dech gini..akhirnya dia mengatakan bahwa sulit mengejar ke holliwood kalau harus makan dulu..akhirnya kami memutuskan tidak makan dan pergi ke buaya 1 yang rumahnya tidak jauh dari tempat na...motor buaya 2 ditinggal dan kita memutuskan naik taksi saja...

Untuk mendapatkan taksi kita harus berjalan terlebih dahulu beberapa meter..dan dalam perjalanan tersebut buaya 1 mencoba memancing suatu hal yang kita tidak sadari sedari tadi yaitu ternyata buaya 1 pakai baju baru berupa blazer coklat yang membuat ia tampak rapih dan tampan (menurutnya, hihihi). Ia pun memancing perhatian kami dengan mengatakan "day...maaf ya kalau aku rapih, sambil memegang blazernya dan mengibaskan-ngibaskan sisi kiri dan kanannya" dan dengan spontan na dan buaya 2 tertawa terpingkal-pingkal karena merasa lucu about the way he wants to take our attention for his clothes... tawa kami pecah malam itu...dan tawa itu pulalah yang mengiringi perjalanan kami mencari taksi di depan gang rumah buaya 1. Tidak berapa lama, taksi pun lewat dan kami pun menaikinya. Sepanjang perjalanan di dalam taksi...kita membicarakan hal-hal yang tidak penting.....dan sesekali ada tawa kecil atas komentar kami yang saling narsis dan memojokkan...(guys...i like being together with both of u..coz u are so fun)

Memang dasar jakarta, mau malam jam segini saja tetap aja macet.......macet.... dan macet...jam menunjukkan hampir jam 9 dan fim akan mulai jam 9...tiba-tiba semua panik...oi...jam berapa nih?...gimana nih?...lalu semua tertawa sambil berkata...kenapa terulang lagi terulang lagi...hahah...lalu buaya 2 berkata....memang ya..kalau soal waktu kalian berdua itu parah...padahal aku udah wanti-wanti....dan mendengar itu...na dan buaya 1 tertawa sambil defence.."itu karena buaya 1, lalu buaya 1 bilang...itu karena buaya 3". Dalam seketika, ide cerdas na muncul....."nyu...mad..gini aja...pas di sebrangan kartika chandra..kita turun aja dan nyebarng..jadi taksinya gak usah muter...gimana?"...lalu bapak taksi berkata "benar neng...bisa kok"...dan akhirnya kita sampai ke sebrang jembatan yang dimaksud...

sesampai di jembatan....mmm....dasar narsis ya....kami pun berfoto- foto....dan sedikit melupakan bahwa film akan segera dimulai...ini dia fotonya....:) but malam itu semua terasa indah....seketika luka hati dan rasa hampa yang ada hilang begitu saja.....(thanks friends....)

dor...tiba-tiba buaya 2 sadar bahwa film akan segera di mulai...dan kamipun berlari di sepanjang jembatan ini.....menyusuri lampu temaram......mengejar holliwood yang sebentar lagi akan menawarkan sajian yang syarat akan nilai-nilai...

setelah berlari...kamipun sampai, dan buaya 1 segera membeli 3 tiket (maklum...buaya 1 yang traktir malam ini karena baru dapat bonus...hihih,...), sementara na dan buaya 2 ditahan penjaga karena membawa minuman pocari sweat yang memang ada di tangan kami..dan kami segera menghabiskannya....setelah itu, kami menyusul buaya 1 sambil terengah-engah....ups...ini kali pertama kami nonton dimana harus menunggu pintu ruang dibuka...(biasanya selalu terlambat..).

Tidak lama kemudian terdengar suara "pintu theater 3 telah dibuka....", lalu kamipun masuk ke dalam..." dan...ternyata yang nonton ramai sekali dan sangat variatif mulai dari suami istri plus anak, orang pacaran hingga ABG yang baru beranjak dewasa. Ruangan begitu penuh hingga ke depan...(tumben banget..). 5 menit....3 menit...film belum dimulai....
lagi-lagi dasar narsis....daripada kita nunggu mending foto-foto aja...akhirnya kita foto lagi...

tak berapa lama...akhirnya film segera dimulai...kami mulai konsentrasi...oh...film nya ternyata bagus....emang sih di awal film ini membuat kita rada-rada snewen....karena islam digambarkan sangat kaku dan tidak adil dalam memperlakukan wanita...semua tanpa kebebasan...wanita tidak boleh begini tidak boleh begitu....but in the end, ceritanya bagus...

Point yang na sangat suka dari film ini adalah sebagai berikut ini:
1) Roma tidak dibangun hanya dalam satu malam...artinya, perubahan tidak bisa dilakukan hanya satu hari. Dia butuh proses, butuh usaha dan butuh kesabaran serta keteguhan hati....tidak ada yang serba instan yang menghasilkan suatu perubahan yang hakiki.
2) Kebebasan memang kata yang mudah dan enak di dengar, tapi sulit untuk dipraktekkan...karena kebebasan adalah hati yang merasa nyaman untuk melakukan sesuatu karena sebuah keikhlasan...bukan bebas tanpa batas..
3)Setiap orang berhak untuk bersikap. Yang Salah adalah ketika kita tidak memberikan kesempatan pada orang untuk bersikap dan tidak menghargai sikap tersebut.
4)Berikan proses pembelajaran bagi setiap orang dengan pendekatan kesadaran dan bukan paksaan. Biarkan setiap orang lain memilih menjadi istri dan ibu dari anak-anaknya dengan kelapangan hati dan keikhlasan karena memang ia sadar bahwa itu yang terbaik dari segi apapun. (Allah...aku ingin menjadi istri yang dapat dibanggakan oleh suamiku, dan menjadi ibu yang dapat membawa anak-anakku ke jalanMu...amin...)
5) Perlakukan dan Gaulilah...istri dan suamimu dengan cara-cara yang halus dan baik...karena sesungguhnya cara yang kasar hanya akan membawa traumatik yang menyakitkan.....(Semoga kelak..ketika diamanahkan menjadi seorang istri...dapat menjadi istri yang meneduhkan mata suami ketika lelah, menjadi obat ketika sakit, dan menjadi peneduh ketika ia marah, menjadi pendengar ketika ia ingin bercerita, menjadi solusi ketika butuh pendapat, menjadi kebanggaan ketika dihadapan orang banyak sehingga dalam setiap doanya dia menyebutkan..terima kasih ya Allah, karena kau telah kirimkan istri yang begitu luar biasa. Amin ya Allah...)


mmmm.....SEMOGA....NILAI-NILAI yang diperoleh dari malam dan dari film ini dapat diimplementasikan kelak...(secara... perjuangan untuk nontonnya jg cukup seru...masa pulangnya gak ada yang diperoleh?...tul gak bro???)

Siapa yang bermain dan siapa yang dipermainkan

ya.....sebenarnya jika disusuri satu persatu, na akhirnya bertanya..siapa yang sebenarnya sedang bermain dan siapa yang sebenarnya di permainkan...

kakak....ingat kah waktu itu??

kau mengatakan padaku bahwa aku memiliki kapasitas untuk mempermainkanmu...dan aku sedang membawamu ke sebuah roller coaster yang sangat tinggi, namun begitu tingginya dan kau terbuai...tiba-tiba aku menghempaskanmu...hingga kau terluka dan tak berdaya...

kau katakan padaku...aku seorang psikolog yang sedang melakukan uji laboratorium, dan kau adalah subyekku....dan kau bilang bahwa kau tak mau menjadi bahan uji cobaku lagi....dan kau memilih quit dari lab-ku...

lalu...setiap kita menghabiskan malam dengan cengkerama yang membuat kita tertawa dan bernyanyi bersama....kau akhiri dengan..."tina....aku memiliki kelemahan yang begitu banyak...dan ini tak mungkin..." lalu kau menuduhku sedang mempermainkanmu...

kakak....
setiap kali kau mengatakan itu, aku selalu meyakinkanmu bahwa aku tidak sedang mengujimu, bahwa aku tidak sedang mempermainkanmu, bahwa aku tidak sedang membawamu ke dalam sebuah laboratorium,...dan bahwa aku benar-benar menyukaimu....
tapi....lagi-lagi kau tak percaya.....dan kau berkata.."cinta bukan untuk dikatakan tapi dibuktikan"...

karenamu....aku mencoba membuktikannya, aku tak lelah meyakinkanmu, aku tak lelah memujamu, dan aku tak lelah untuk menghampirimu sekalipun kau di ujung dunia....hingga semua berjalan baik....

tapi tidak lama...semua kembali seperti semula...lagi-lagi kau mengatakan bahwa kau penuh kekurangan....dan sesungguhnya...tahukah kau? semakin kau mengatakan itu semakin aku tertantang untuk menunjukkan bahwa kau istimewa......bahwa kau luar biasa...bahwa kau layak dicintai oleh siapapun...

hingga akhirnya....tanpa sadar...aku menjadi benar-benar mengagumimu dan benar-benar menyadari bahwa kau memang istimewa...hihih....

namun...tanpa sadar juga...aku menyadari bahwa kau sedang memberikanku tantangan dan sedang mengatur permainanmu.....

jadi jika aku bertanya tentang pertanyaanmu...siapakah yang sedang bermain? siapa yang sedang menguji? maka ternyata jawabnya KAU...KAU YANG SEDANG BERMAIN...bukan aku...karena aku hanya objek yang ternyata terlibat dalam permainanmu...

"Unconditional Love", 17 Januari 2009

Hari ini siang begitu cerah...tidak seperti biasa dimana hujan turun begitu deras dan membanjiri wilayah jakarta yang tercinta....pukul menunjukkan pukul 12.30 dan na masih di atas tempat tidur dengan notebook mungil yang memiliki koneksi dengan internet yang mengagumkan.

Siang ini na pengen cerita...
seorang kakak pernah mengatakan pada na bahwa cinta itu seharusnya adalah unconditional love. Actually, i agree with him. Di dalam ilmu yang na pelajari unconditional love merupakan cinta yang murni dan yang paling indah, but in practical ia sulit untuk dilakukan....salah satu latihan awal dalam mengimplementasikan jenis cinta ini adalah dengan memberi...

sungguh....na tak bisa memberikan apapun padamu duhai kakakku, namun pagi ini na mencoba mengimpelemtasikannya dengan mengesampingkan ego dan keangkuhan yang menjadi penghalang untuk mengungkapkan segenap rasa...rasa dimana na menyadari bahwa engkau adalah sesuatu yang sangat penting bagi na, dan na akan senantiasa memberi perhatian coz....u are a wonderful thing that Allah creates for every people serrounding u....and i'm proud of u.
semoga...apa yang na lakukan pagi ini tidak membuatmu semakin terluka atau membenci na, melainkan menjadi tersenyum dan berguna....